Kebersamaan Merajut Bambu Seribu Candi dan Warga Wanurejo

Posted on April 22, 2012

2


Gambar

Secara sangat kebetulan, ternyata apa yang disiapkan oleh aktivis merajut bambu seiring sejalan dengan warga Wanurejo yang akan menyelenggarakan event Gelar Budaya pada tanggal 23 Mei 2012. Maka media ruang yang disiapkan merajut bambu secara langsung terestafetkan atau dapat dilanjutkan oleh warga Wanurejo.Persiapan-persiapan untuk keberlanjutan itu terus akan digodhog dan disempurnakan.

Gambar

Sumbu antara pertigaan Wanurejo yang berupa ruang hijau dan candi pawon mudah-mudahan akan menjadi saksi kebersamaan antara aktivis merajut bambu, yaitu para relawan mahasiswa dan para arsitek, dengan masyarakat Wanurejo.

Gambar

Sementara itu, di ujung yang lain, yaitu di Desa Tegalarum, malam ini Yu Sing dibantu belasan relawan mahasiswa entah mendapat semangat dari mana, mereka memutuskan menyelesaikan media ruang gagasan Yu Sing sampai pagi.

Gambar

Yang menarik, Yusing “menyembarakan” desain itu di kalangan relawan. Desain yang disepakati bersama, itulah yang dibangun.

Gambar

Media ruang ini, cukup unik karena memanfaatkan pohon nangka eksisting. Batang-batang bambu dipasang mengelilingi, sehingga membentuk payung. Warga sangat senang melihat rencana ini dan mengusulkan pemanfaatannya untuk tempat bermain anak, untuk bercengkrama, tempat ibu-ibu mengasuh anak dll. Terdapat perubahan besar, semula media ruang itu akan ditempatkan di lahan mushola. Namun, sekarang dibangun di lahan kebun salak yang sudah tidak produktif. Di posko, pukul 21.30 saat ini beberapa relawan memberitakan 20-an warga ikut bersama relawan mahasiswa gotong royong membangun media ruang tersebut.

Gambar

Hal itu mudah-mudahan terjadi pula di Wanurejo. Tadi sore Eko Prawoto beserta relawan mahasiswa bereksperimen untuk membuat satu jenis instalasi. Entah mengapa ide itu sangat dekat dengan ide Yu Sing. Kedua jenis media ruang ini, akan mulai dilaksanakan besok.

Untuk segala kelancaran dan kemudahan yang telah kami alami, kami yakin sebagian berkat doa anda semua. Terima kasih. Semoga Tuhan membalas dengan yang lebih baik dan melimpah. Untuk relawan yang belum hadir, kegotongroyongan Borobudur menanti anda semua.

Salam Bambu..!!

Posted in: Uncategorized